NIKMATIN IDUP
February 10, 2007
Selasa kemarin, saya
bercakap-cakap dengan seorang teman. Entah kenapa, begitu melihat tampangnya,
lantas saya menganggap dia adalah Tri Bas. Konyolnya, selama percakapan, saya
memanggil dengan nama tersebut, dan dia sama sekali tidak komplain. Kita ketawa-ketawa
saja sampai akhirnya dia bilang,”Ci, kayaknya ada yang perlu diperbaiki deh..”
Tapi belum selesai dia bicara, malah dia bilang, ”Ngga jadi deh Ci..”. Terang
saya jadi penasaran. Banget.
Malamnya, dia SMS saya. ”Ci, ngga jadi deh, sori banget
yang tadi. Sigit.” Dasar saya sedang kelewat tulalit, belum sadar juga kalo
jelas-jelas dia bukan Tri Bas, tapi Sigit. Sekitar jam 11an, saya merenungi
kejadian-kejadian hari itu, bagian dari kerja otak saya sebelum tidur. Baru
kemudian saya sadar kebodohan saya dan langsung minta maaf. Padahal diteropong
dari angle manapun, mana ada irisan antara Sigit dan Tri Bas, selain mereka sama-sama
teman saya.
Tadinya
saya udah beresolusi, sifat pelupa dan blo’on will be so last year for me, hal
yang saya anggap sama terhadap celana palazzo. Ternyata
masiiiiiih aja. Mungkin kalo saya buat album Autobiography seperti Ashlee
Simpson, orang akan terpingkal-pingkal. Selain karena saya bukan selebritis
(ngapain buat album?), orang mungkin akan menertawakan bodohnya diri ini.
Namun
itulah saya. Dengan keadaan saya yang begini, orang-orang menerima
saya. Ikra udah tau, saya suka pura-pura pingsan biar diperhatikan. Siska nggak
keberatan saya gombalin sampai dikira pasangan lesbi sama orang-orang. DisneylandKata Rida, saya membuatnya
lebih bisa bersyukur pada Tuhan. Kata Ridwan, kadang saya membawa miracle buat
dia. Kata Harry, saya seperti anak kecil yang baru masuk Disneyland.
Sawung bilang, saya suka ngelawan dosen. Terserah mereka mau bilang apa. The
most important thing is, we know our self better everyday. Improve diri, dan
senang menjadi diri kita apa adanya.
I
wish everybody love their self, and hopefully people would notice that, sehingga
dengan menghargai diri sendiri, orang lain akan menghargai kita. Dengan begitu, kita nikmatin idup.
February 10th, 2007 at 11:18 pm
adoooh
nama ku dikutip lagi.
payah ah nih.
ga bilang ngelawn dosen, tapi senang berantem sama dosen, tapi kan seru chi klo berantem sama dosen, asal dosennya ga pundungan aja