Ke “WAROENG DAWEUNG”
September 23, 2006
Pernah ke WAROENG DAWEUNG? Minggu lalu, Dio, Usher, Sawung, dan saya [the one and only beautiful lady] diculik kesana oleh Erik habis praktikum PTI. Ups, ini tidak ada irisannya dengan cerita penculikan anak-anak TePeBe ITeBe yang sedang marak yah. Bukan sama sekali. [Piss buat para penculik (^_^)v]

Terletak di ujung dunia [kalau saya boleh menyebut demikian, berhubung kemampuan saya dalam mengingat nama, lokasi, kecamatan, suatu tempat Pentium1 banget], tempat ini bisa dicapai setelah mendaki sebuah gunung di Padasuka, Cimohay [Cimahi versi saya ;p] setelah terlebih dahulu [harus] melewati perkampungan, bukit dan lembah, terjal dan curam yang cukup memacu adrenalin—kalau kesananya pake mobil HardTop atau Rocky, atau mobil mountclimber sejenis.
Dari puncak, kita bisa menikmati View kota Bandung. Apalagi kalau malam, lengkap dengan kelap-kelip lampu aneka warna. Seperti View Singapura, atau Danau Toba saat malam. Pas sekali dengan cakrawala nan temaram. Menyatu di kaki langit. Sepanjang mata memandang, ya View nya kota Bandung. So sophisticated. Ya.. sedikit mirip The Peak, The View, WaLe, atau Kampung Daun. Bedanya, mungkin sensasi setelah sampai di WAROENG DAWEUNG lebih terasa, karena medan yang dilewati cukup sulit, serasa menaklukkan gunung. (Halah, halah.. kegemaran saya memakai kata “sensasi”, “gunung”, dan “takluk” keluar lagi.)
Intinya: tempatnya E.K.S.O.T.I.S. Makanan enak, viewnya asyik. Tapi kalau pesan makanan atau minuman, harus secepatnya di’masukin ke perut’. Soale dingin euy! Makanya, bawa jaket juga. Yang tebal, jangan yang topless atau backless atau bottomless. [Hwihihi. Kalau bottomless, itu sepertinya rancangan saya sendiri ;p]
Biarpun di perjalanan pulang mobil sempat mogok, s-a-y-a s-e-n-a-n-g. Apalagi topik ‘nungging’-nya teman-teman saya yang jelek-jelek itu benar-benar vulgar mengocok perut. Ahahaha hihihi… [Guys, you were damn nasty and Thank you!] Kalau ada yang stress, saya mendukung untuk pergi kesana. Apalagi kalau ‘ngajak saya. Hehehe.. Yang paling bawah, photographernya mao ikutan mejeng =]p.. Siapa yang mau ikut sama ‘beliau’? Hehehe..



September 23rd, 2006 at 8:33 am
harganya gimana? reasonable ga? jadi tertarik dengan SeNsaSi-nya.
September 24th, 2006 at 11:23 am
cieh yang jalan2 !!
udah ke gunung,n tepi bukit pasti nge-refresh lagi dong otaknya..!!
kota emang sumpek chi..
ilang deh bt nya…
padasuka,cimahi bagian mana tuh..?
October 1st, 2006 at 9:21 pm
Harganya lumayan. Ya, worth dengan sensasi yang didapatkan. hahaha.. emang kesananya mo kapan? Barengan? ;))
October 1st, 2006 at 11:19 pm
waaaaa,, pengen banget nih,, bosan aku dengan kota,, how can i get there? mo jadi pemandu?
October 3rd, 2006 at 1:55 am
sorry nih, chi.. tapi sebagai orang yang “menculik”mu.. rasanya yang echi tulis masih banyak data yang salah deh, belum lagi tempatnya salah…
untuk temen-temen yang pengen tau tempatnya dengan lebih jelas dan detil, serta bagaimana-bagaimananya… termasuk mungkin harga.. kunjungi aja alamat dibawah…
http://blog.menin1eastwing.com/index.php/places/waroeng-daweung/
chi, ga masksud ngelangkahin loh… hehehe…
October 8th, 2006 at 5:43 am
Sok aja Rik, yang salah-salah dibenerin… aku kan waktu itu juga ngantuk ngantuk pas kesananya.. ehehe.. ngga keliatan tulisan di sepanjang jalan..
Punten.. punten,,
Btw link yang di saya ngga bisa dibuka tuh.. ;(
October 8th, 2006 at 5:46 am
Oiya, saya mau gambar yang lebih bagus yang ada di kamu ya Rik,,
Kapan saya diculik kesana lagi? Mauuu duoooongg.. eheheeheee..
December 2nd, 2006 at 11:47 pm
wah tempat maen gw sejak setahun lalu, tempat merenung, tempat kalo ingin motoin bandung, tempat yang nyaman lah…. cuma jalanya itu bo…kaga kuat.. tapi yang pasti mobil sedan gw pernah sampe ke daweung moko.. :)) http://www.flickr.com/photos/deniw/263043677/
plase visit my photos at